Peran Dukun Dalam Praktik Pengobatan Tradisional Pada Masyarakat Pesisir Suku Bajo, Kecamatan Soropia

Penulis

  • Ruslan Majid Jurusan Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo
  • Akifah Jurusan Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo

Kata Kunci:

dukun, pengobatan tradisional, suku bajo, masyarakat pesisir

Abstrak

Masyarakat pesisir Suku Bajo di Kecamatan Soropia masih memiliki ketergantungan yang kuat
terhadap praktik pengobatan tradisional yang dilakukan oleh dukun. Budaya dan kepercayaan lokal
seringkali menempatkan dukun sebagai pilihan pertama dalam mencari kesembuhan sebelum
memanfaatkan fasilitas kesehatan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dukun
dan proses praktik pengobatan tradisional yang dilakukan pada masyarakat Suku Bajo di Kecamatan
Soropia. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dalam
penelitian ini berjumalh 4 orang yang terdiri dari dukun pengobatan dan anggota masyarakat Suku Bajo
yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan
observasi lapangan, kemudian dianalisis dengan teknik analisis tematik. Temuan penelitian
menunjukkan bahwa masyarakat masih menjadikan dukun sebagai pilihan pertama dalam memperoleh
pengobatan, terutama untuk jenis penyakit yang dipahami sebagai gangguan nonmedis, seperti panas
dalam atau kondisi yang dianggap memerlukan bacaan doa khusus. Selain itu, dukun juga menjalankan
fungsi sebagai penjaga adat dan nilai-nilai spiritual masyarakat melalui proses penyembuhan berbasis
doa, tanpa praktik pemanggilan roh. Diperlukan sinergi antara tenaga kesehatan puskesmas dengan
praktisi pengobatan tradisional untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan
yang tetap menghargai kearifan lokal.
Kata kunci: Dukun, Pengobatan Tradisional, Suku Bajo, Masyarakat Pesisir

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-20