WINKA: Wadah Ilmiah untuk Kesehatan Ibu, Anak, Kebidanan dan Keluarga https://ojs.akbidkonawe.ac.id/index.php/jk <p><strong data-start="90" data-end="117">WINKA: </strong> merupakan media publikasi ilmiah yang berfokus pada bidang kebidanan, kesehatan ibu dan anak, serta ilmu kesehatan masyarakat terkait. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah bagi akademisi, praktisi, peneliti, dan mahasiswa dalam menyebarluaskan hasil penelitian, kajian literatur, maupun laporan studi kasus yang relevan dengan perkembangan ilmu kebidanan. Artikel yang diterbitkan mencakup topik kesehatan ibu dan anak, reproduksi, pelayanan kebidanan, gizi, kesehatan komunitas, serta inovasi dalam pelayanan kesehatan. Dengan terbit secara berkala, Jurnal WINKA diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan praktik kebidanan, sekaligus mendukung pembangunan kesehatan masyarakat. Dengan diterbitkannya Jurnal WINKA, diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi ilmiah sekaligus kontribusi nyata dalam peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pelayanan kebidanan di Indonesia.</p> id-ID <p>Jurnal kebidanan Konawe memberikan akses terbuka terhadap siapapun agar informasi dan temuan pada artikel tersebut bermanfaat bagi semua orang. semua konten artikel jurnal ini dapat diakses dan diunduh secara gratis, tanpa dipungut biaya sesuai dengan <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License</a>. <a href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/" rel="license"><img src="https://licensebuttons.net/l/by-sa/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" /></a></p> alymelhamed09@uho.ac.id (La Ode Liaumin Azim) alymelhamed09@gmail.com (Saasa) Mon, 20 Jul 2026 12:57:40 +0000 OJS 3.3.0.7 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Hubungan Pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi dengan Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja di SMAN 1 Lembo, Kabupaten Konawe Utara https://ojs.akbidkonawe.ac.id/index.php/jk/article/view/16 <p>Perilaku seksual pranikah pada remaja merupakan fenomena kesehatan masyarakat yang berisiko meningkatkan angka kehamilan tidak diinginkan dan infeksi menular seksual. Tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi yang rendah diyakini menjadi salah satu faktor determinan perilaku tersebut.. enelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pranikah pada remaja di SMAN 1 Lembo, Kabupaten Konawe Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan desain <em>observational analitik</em> dengan pendekatan <em>cross-sectional</em>. Populasi penelitian adalah seluruh siswa di SMAN 1 Lembo dengan jumlah sampel sebanyak 129 responden yang diambil menggunakan teknik <em>total sampling</em>. Data dianalisis menggunakan uji <em>Chi-Square</em> dengan tingkat kepercayaan 95% (). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden yang memiliki tingkat pengetahuan kurang baik cenderung melakukan perilaku seksual pranikah kategori berat (52,9%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai , yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pranikah pada remaja. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pranikah. Semakin baik pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi, maka semakin rendah kecenderungan perilaku seksual pranikah yang dilakukan. Disarankan bagi pihak sekolah dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi kesehatan reproduksi melalui program konseling sebaya dan keterlibatan aktif orang tua guna menekan angka perilaku seksual berisiko di kalangan remaja.</p> <p><strong>Kata kuci:</strong> Kesehatan Reproduksi, Pengetahuan, Perilaku Seksual Pranikah, Rema</p> La Ode Liaumin Azim Hak Cipta (c) 2026 WINKA: Wadah Ilmiah untuk Kesehatan Ibu, Anak, Kebidanan dan Keluarga https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ojs.akbidkonawe.ac.id/index.php/jk/article/view/16 Mon, 20 Jul 2026 00:00:00 +0000 GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG KEJADIAN MASTITIS DI BLUD RS KONAWE TAHUN 2024 https://ojs.akbidkonawe.ac.id/index.php/jk/article/view/24 <p>Ibu postpartum atau ibu nifas adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan wanita yang telah <br />melahirkan dan berada dalam periode pasca persalinan. Selama periode masa nifas, ibu juga rentan <br />terhadap masalah kesehatan tertentu, salah satunya adalah mastitis. Mastitis adalah peradangan <br />pada payudara atau infeksi payudara yang muncul setelah persalinan. Kondisi ini umumnya <br />disebabkan oleh infeksi bakteri, namun juga bisa disebabkan oleh iritasi, penyumbatan saluran susu, <br />tekanan berlebih pada payudara dan kuman, terutama staphylococcus aureus. Dari hasil studi <br />pendahuluan yang dilakukan pada ibu nifas didapatkan hanya 3 orang yang mengetahui tentang <br />mastitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu nifas tentang kejadian <br />mastitis di BLUD RS Konawe tahun 2024. Jenis penelitian digunakan yaitu deskriptif. Teknik <br />pengambilan sampel yang digunakan yaitu accidental sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini <br />berjumlah 67 ibu nifas. Dari 67 responden sebanyak 37 orang (55,2%) memiliki pengetahuan baik, 21 <br />orang (31,4%) memiliki pengetahuan cukup dan 9 orang (13,4%) memiliki pengetahuan kurang. Dari <br />hasil ini dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu nifas didominasi oleh kategori baik <br />meskipun masih terapat responden yang memiliki pengetahuan cukup dan kurang, sehingga <br />diperlukan upaya edukasi yang berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman tentang pencegahan <br />dan penanganan mastitis pada ibu nifas. <br />Kata Kunci : Ibu Nifas, Mastitis, Pengetahuan</p> Mardhiyah Ibrahim, Murti Wuryani, Siti Rahmayanti Safrul, Seren Rezki Ramadani Hak Cipta (c) 2026 WINKA: Wadah Ilmiah untuk Kesehatan Ibu, Anak, Kebidanan dan Keluarga https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ojs.akbidkonawe.ac.id/index.php/jk/article/view/24 Mon, 20 Jul 2026 00:00:00 +0000 Hubungan Lama Kerja dan Pelatihan dengan Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap RSUD Kota Raha https://ojs.akbidkonawe.ac.id/index.php/jk/article/view/19 <p>Kinerja perawat berperan penting dalam menjaga mutu pelayanan rawat inap, karena perawat menjadi <br />tenaga kesehatan yang paling sering berinteraksi dengan pasien. Kinerja yang belum optimal dapat <br />memengaruhi kepuasan pasien, keselamatan pasien, serta efektivitas pelayanan rumah sakit. <br />Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan yang berhubungan dengan kinerja perawat di <br />ruang rawat inap Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Raha tahun 2025, khususnya faktor <br />pelatihan dan lama kerja. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross<br />sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh perawat yang bertugas di ruang rawat inap BLUD <br />Rumah Sakit Raha yang berjumlah 84 orang. Sampel berjumlah 42 responden yang dipilih <br />menggunakan teknik simple random sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur, <br />kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat <br />signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 54,2% perawat memiliki kinerja baik, sedangkan <br />45,8% memiliki kinerja kurang baik. Perawat yang pernah mengikuti pelatihan menunjukkan proporsi <br />kinerja baik lebih tinggi dibandingkan perawat yang belum mengikuti pelatihan. Hasil analisis <br />menunjukkan adanya hubungan antara pelatihan dengan kinerja perawat dengan nilai p = 0,000; x<br />hitung = 18,521 dan Lama kerja juga berhubungan dengan kinerja perawat dengan nilai p = 0,000; x<br />hitung = 7, 527. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan dan lama kerja berhubungan dengan <br />kinerja perawat di ruang rawat inap BLUD Rumah Sakit Raha tahun 2025. Rumah sakit perlu <br />meningkatkan akses pelatihan berbasis kebutuhan kerja serta mengoptimalkan pembinaan perawat <br />berdasarkan pengalaman kerja agar kinerja pelayanan rawat inap semakin baik. <br />Kata kuci: kinerja perawat, pelatihan, lama kerja, rawat inap, rumah sakit.</p> Agnes Mersatika Hartoyo Hak Cipta (c) 2026 WINKA: Wadah Ilmiah untuk Kesehatan Ibu, Anak, Kebidanan dan Keluarga https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ojs.akbidkonawe.ac.id/index.php/jk/article/view/19 Mon, 20 Jul 2026 00:00:00 +0000 Kepercayaan dan Praktik Budaya Selama Kehamilan Pada Suku Bajo Kecamatan Soropia Sulawesi Tenggara Tahun 2025 https://ojs.akbidkonawe.ac.id/index.php/jk/article/view/17 <p>Kehamilan dan masa pasca melahirkan pada masyarakat Suku Bajo Indah di Kelurahan Petoaha tidak hanya dipahami sebagai proses biologis, tetapi juga sebagai fenomena sosial budaya yang dipengaruhi oleh nilai, kepercayaan, dan praktik tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kepercayaan dan praktik budaya terkait kehamilan dan perawatan pasca melahirkan pada masyarakat Suku Bajo Indah. Penelitian menggunakan metode kualitatif, penelitian dilaksanakan pada 13 Desember 2025 dengan pendekatan studi kasus, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan Focus Group Discussion (FGD) sebagai bentuk triangulasi data, serta pemilihan informan secara purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehamilan dipandang sebagai anugerah dan titipan Tuhan yang harus dijaga dengan menaati berbagai pantangan makanan dan perilaku, pelaksanaan ritual adat, serta perawatan pasca melahirkan yang dilakukan secara tradisional oleh sandro, seperti boe’ panas dan pengikatan perut, yang diyakini dapat menjaga keselamatan ibu dan bayi. Meskipun sebagian praktik tersebut belum memiliki dasar ilmiah dan berpotensi memengaruhi kecukupan gizi ibu, kepercayaan dan praktik budaya ini berperan penting dalam memperkuat identitas serta kohesi sosial masyarakat Suku Bajo Indah, sehingga diperlukan pendekatan pelayanan kesehatan yang sensitif terhadap budaya setempat.</p> <p><strong>Kata kuci:</strong> Kehamilan, Praktik Budaya, Suku Bajo, Kesehatan Ibu.</p> Akifah, Ruslan Madjid Hak Cipta (c) 2026 WINKA: Wadah Ilmiah untuk Kesehatan Ibu, Anak, Kebidanan dan Keluarga https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ojs.akbidkonawe.ac.id/index.php/jk/article/view/17 Mon, 20 Jul 2026 00:00:00 +0000 Peran Dukun Dalam Praktik Pengobatan Tradisional Pada Masyarakat Pesisir Suku Bajo, Kecamatan Soropia https://ojs.akbidkonawe.ac.id/index.php/jk/article/view/18 <p>Masyarakat pesisir Suku Bajo di Kecamatan Soropia masih memiliki ketergantungan yang kuat <br />terhadap praktik pengobatan tradisional yang dilakukan oleh dukun. Budaya dan kepercayaan lokal <br />seringkali menempatkan dukun sebagai pilihan pertama dalam mencari kesembuhan sebelum <br />memanfaatkan fasilitas kesehatan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dukun <br />dan proses praktik pengobatan tradisional yang dilakukan pada masyarakat Suku Bajo di Kecamatan <br />Soropia. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dalam <br />penelitian ini berjumalh 4 orang yang terdiri dari dukun pengobatan dan anggota masyarakat Suku Bajo <br />yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan <br />observasi lapangan, kemudian dianalisis dengan teknik analisis tematik. Temuan penelitian <br />menunjukkan bahwa masyarakat masih menjadikan dukun sebagai pilihan pertama dalam memperoleh <br />pengobatan, terutama untuk jenis penyakit yang dipahami sebagai gangguan nonmedis, seperti panas <br />dalam atau kondisi yang dianggap memerlukan bacaan doa khusus. Selain itu, dukun juga menjalankan <br />fungsi sebagai penjaga adat dan nilai-nilai spiritual masyarakat melalui proses penyembuhan berbasis <br />doa, tanpa praktik pemanggilan roh. Diperlukan sinergi antara tenaga kesehatan puskesmas dengan <br />praktisi pengobatan tradisional untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan <br />yang tetap menghargai kearifan lokal. <br />Kata kunci: Dukun, Pengobatan Tradisional, Suku Bajo, Masyarakat Pesisir</p> Ruslan Majid, Akifah Hak Cipta (c) 2026 WINKA: Wadah Ilmiah untuk Kesehatan Ibu, Anak, Kebidanan dan Keluarga https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ojs.akbidkonawe.ac.id/index.php/jk/article/view/18 Mon, 20 Jul 2026 00:00:00 +0000 Asuhan Kebidanan Gangguan Sistem Reproduksi dengan Masalah Kista Ovarium di RSU Dewi Sartika Kota Kendari https://ojs.akbidkonawe.ac.id/index.php/jk/article/view/22 <p>Reproduksi adalah salah satu sistem penting dalam hidup (1), yang membantu manusia mendapatkan keturunan secara biologis (2). Kesehatan di ranah reproduksi diinterpretasikan sebagai kepemilikan atas kesejahteraan yang paripurna secara fisik, mental, maupun sosial. Parameter kesehatan ini tidak sekadar dikategorikan sebagai kondisi yang terbebas dari serangan patologis (penyakit) atau kelemahan fungsi anatomi semata, melainkan dihubungkan secara menyeluruh dengan sistem, regulasi fungsi, serta proses reproduksi itu sendiri (3).<em> Kista ovarium didefinisikan sebagai suatu manifestasi tumor jinak berupa terbentuknya kantong abnormal bermaterial cair atau semipadat yang berkembang di dalam ovarium </em>(4). Hingga saat ini, faktor etiologi yang melatarbelakangi terjadinya kista ovarium masih belum dapat diidentifikasi secara pasti (5). Namun demikian, adanya disfungsi pada proses biosintesis hormon estrogen serta gangguan pada sistem umpan balik antara ovarium dan hipotalamus turut dihipotesiskan dalam beberapa teori (6). Manifestasi kista ovarium juga dapat dipicu oleh proses proliferasi seluler dari sel telur yang tidak mengalami fertilisasi di dalam ovarium (7). Rangkaian studi ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengaplikasikan Asuhan Kebidanan Kesehatan Reproduksi Patologi terhadap Ny. S, seorang wanita berusia 38 tahun dengan diagnosis kista ovarium, di RSU Dewi Sartika Kota Kendari pada tahun 2024. Dalam penelitian ini digunakan penelitian deskriptif. Metode pengambilan sampel penelitian ini yaitu seorang wanita usia subur yang memiliki keluhan Kista Ovarium menggunakan teknik pengambilan Accidental Sampling. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh bahwa Kista Ovarium berhasil ditangani melalui tindakan operasi laparotomi, asuhan post operasi selama 3 hari tanpa ada komplikasi, kondisi umum ibu baik.</p> Puspita Adriani, Sri Maryanti, Dwi Wahyuningsih, Dian Putri Hak Cipta (c) 2026 WINKA: Wadah Ilmiah untuk Kesehatan Ibu, Anak, Kebidanan dan Keluarga https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ojs.akbidkonawe.ac.id/index.php/jk/article/view/22 Mon, 20 Jul 2026 00:00:00 +0000